Bangga! Tim Krayon SMA Unggul Del Sabet Juara 2 Kompetisi Riset Nasional

top-news

Team Krayon SMA Unggul berhasil menjadi juara dua babak final Indonesia Student Research Competition (ISRC), Minggu (27/4/2025) di Gedung Balai Besar Guru Penggerak (BBGP), Bandung Jawa Barat. Mereka berhasil mengalahkan 512 karya tulis ilmiah di babak penyisihan secara online, dan sebelas karya tulis di babak Final.

ISRC merupakan kompetisi riset dan inovasi antar pelajar se-indonesia berusia 11 s.d 18 tahun dalam berbagai bidang keilmuan. Dalam kompetisi ini, siswa-siswi bersaing untuk saling menunjukkan potensi sains mereka lewat riset ilmiah.

Ada tiga bidang ilmu pengetahuan yang dilombakan dalam ISRC, yaitu Sains dan aplikaisnya, Teknik dan Teknologi, juga Humaniora dan Ilmu Sosial. Tim Krayon memutuskan mengikuti bidang Humaniora dan Ilmu Sosial, menimbang banyak fenomena menarik yang ada disekitar mereka.

“Karena kan kami tinggal di asrama SMA Unggul Del bang. Kami merasa di sini juga banyak fenomena sosial yang menarik yang bisa kami analisis.” Ucap Ruth Monica Jelita Manurung, salah satu personil tim Krayon dalam wawancara dengan Del FM, Jumat (30/5/2025).

Mereka mengikuti kompetisi tersebut dengan karya tulis ilmiah berjudul Analisis Pengaruh Frekuensi Bercermin terhadap Kecenderungan Self-Objectification pada Remaja di Sumatera Utara.

Tim yang terdiri dari Keisha Anabelia Zerlinda Situmorang, Rani Ebigael Simanjuntak, Ruth Monica Jelita Manurung, dan Yvonne Zuhrielyn Sonya Kaburuan ini mengaku mendapatkan topik riset ini secara tidak sengaja.

“Kami tuh sering banget, kalau mau kemana-mana tuh ngaca dulu. Dari situ timbul pertanyaan, kalau manusia ngaca terus, kira-kira bakal ada gak ya dampak negatifnya? Ketika kami riset lagi, ternyata ada hubungannya ke self-objectification.” Ungkap Keisha

Mereka mengaku menempuh berbagai tantangan untuk mempersiapkan presentasi final mereka.

“Buat nyiapin presentasinya, bahannya kan banyak. Kita juga harus memamerkan sesuatu,  otomatis ada bahan yang harus kita siapkan bang. Itulah yang lumayan lama bang” Ujar Ruth

“Kemarin kami izin malem gitu sih bang, sampai jam setengah 11. Karena kan jam 11 di SUD udah silent, jadi batas pulang malemnya jam setengah 11.” Tambah Keisha

Usaha mereka terbayar lunas ketika mendapat juara dua. Mereka mengaku merasa senang setelah melewati banyaknya persiapan kompetisi.

“Seneng banget, dan rasanya terbayar. Karena kami cape banget bang. Kami pulang malam sering juga nerobos hujan deras waktu malam, dan kami juga jadi kurang tidur, apalagi ketika mendekati keberangkatan” Kata Yvonne

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *